"Humble"

Tanpa kerendahan hati, manusia takkan belajar apapun, selain kesombongan saat merasa dirinya sudah cukup baik, bijak, pintar. Ukuran menentukan ‘perasaan’ tersebut dapat dilihat saat menghadapi perubahan, lihat bagaimana reaksinya. Panik? Cemas? Takut? Jika YA, kita perlu merendahkan diri untuk belajar.

See More »

Your are here: Home / Share with Us

KEPO

Share with Us | 0 Komentar

Satu kata berjuta makna.
Bisa memperkaya wawasan, bisa menambah ilmu gosip.
Bisa menambah teman, bisa merusak pertemanan.
Sayang pilihan pertama jarang dimanfaatkan. Orang lebih menyukai kepo  untuk sekedar memuaskan rasa ingin tahunya yang seringkali tak banyak membantu menyelesaikan masalah orang yang di-kepo-in.  Seberapa banyak kita yang sekedar ingin tahu saat suatu masalah menimpa seseorang tapi tak bertindak membantu?

Manusia pada dasarnya mahluk yang serba ingin tahu. Tapi arahnya justru tak banyak bermanfaat karena malah jadi bahan gunjingan; bahkan ada rasa puas saat mendapat info seseorang sudah diberi sanksi.
Jadi kepo ngga boleh dong?
Boleh, tapi kepo-lah untuk mengetahui rahasia keberhasilan seseorang untuk ditiru. Bukan kepo untuk tahu masalah orang lain. Tayangan infotainmen saya sinyalir sebagai salah satu faktor yang berperan menyuburkan perilaku kepo -selain keinginan untuk populer di kalangan sosial. Siapa yang ngga senang jadi populer, walau kadang ditempuh dengan kepo-in masalah orang?

Mulailah bijak pada diri sendiri, hargai privasi orang lain. Tak perlu cari info sekedar memuaskan rasa ingin tahu tanpa memberi solusi. Kita toh ngga ingin dikepoin orang kan?
Saat mendapat suatu informasi, pastikan kita mendapat dari sumber yg jelas, dari orang yg bukan tukang gosip. Pastikan info yang didapat benar, bukan hoax. Pastikan info itu bermanfaat untuk membangun sesama menjadi lebih baik. Dan pastikan bisa dipertanggungjawabkan di hadapan manusia & Tuhan. Karena kelak masing-masing akan dituntut pertanggungjawaban di hadapan Sang Khalik, mengenai untuk apa saja mulut kita dipakai selama hidup?

Untuk membangun orang lain menjadi lebih baik? Atau justru meretas nama baik orang lain dengan informasi sesat yg tak sabar kita sebar demi popularitas sesaat?
Jangan ikut merusak nama baik orang lain melalui sikap kepo yg tak bermanfaat!
Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata & jadilah bijak!

(ysw) soulartist

Sumber Foto: chairulsinaga.blogspot.co.id

Komentar :


Media Sosial

Ikuti kami

About Us

New Comments

cantik ????...
Nama: mama rempong di Adell Si Cantik Yang Penuh Percaya Diri

Good......moga sukses slalu...
Nama: Rhychy di Adell Si Cantik Yang Penuh Percaya Diri

I love you sexy lady ... ????...
Nama: Mary di Adell Si Cantik Yang Penuh Percaya Diri

Contact Us